Kamis, 02 Juni 2011

Nobita dan Dinosaurus

3 komentar


Gara-gara Suneo memamerkan fosil kuku Tyrannosaurus pemberian ayahnya, Nobita bertekad akan menunjukkan fosil dinosaurus miliknya, dengan janji akan makan spaghetti dengan hidung (kalau ia tak menepati janjinya). Naun Doraemon tak mau membantunya. Dan akhirnya Nobita bertekad untuk mencari fosil dinosurus itu sendiri. Secara tak sengaja Nobita berhasil menemukan sebuah telur raksasa yang ternyata adalah telur dinosaurus. Kemudian Nobita bertekad untuk menetaskan telur raksasa tersebut untuk membuktikan bahwa telur itu memang telur dinosaurus. Saat menetas, ternyata telur itu memang telur dinosaurus, yaitu jenis dinosaurus Futabasuzukisaurus dan Nobita memberi nama dinosaurus itu dengan nama Pisuke. Diam-diam Nobita  memelihara pisuke di rumahnya. Nobita yang ingin memelihara dinosaurus itu kemudian mengalami kesulitan saat Pisuke tumbuh besar dan tak lagi bisa disembunyikan dalam kamar Nobita. Dengan bantuan Doraemon, Nobita kemudian memindahkan Pisuke ke sebuah danau agar ia bisa bersembunyi di sana. Celakanya beberapa warga setempat kemudian melihat Pisuke dan mulai panik. Mereka mengira ada binatang liar yang berkeliaran di sekitar mereka. Doraemon dan Nobita tak punya pilihan selain mengembalikan dinosaurus itu kembali ke masa Cretaceous. Dengan menggunakan mesin waktu, mereka kemudian memulangkan Pisuke kembali ke zamannya. Sayangnya rencana ini harus berantakan saat seorang penjahat berusaha menangkap Pisuke untuk keperluan pribadi mereka. Tapi niat jahat seseorang itu tak berhasil. Setelah itu nobita dan Doraemon berhasil membawa pisuke ke ke masa Cretaceous. Namun Pisuke dipulangkan ketempat yangs salah. Bukan di Jepang, melainkan di Amerika. Tetapi Doraemon dan Nobita tak mengetahuinya.
            Sesampainya dirumah Suneo dan Giant datang kerumah Nobita untuk menagih janjinya Nobita. Namun Nobita tak bisa memberi tahu keberadaan Pisuke dan akhirnya Nobita dipaksa untuk memakan spaghetti dengan hidungnya. Karena kejadian itu Nobita marah kepada teman-temannya. Dan ia terpaksa memberitahukan yang sebenarnya. Namun ketika Nobita dan teman-temannya melihat Pisuke ternyata Pisuke di tindas oleh Plesiosaurus. Kemudian Nobita dan temen-temennya bertekad untuk mengembalikan Pisuke ke Jepang. Namun sayang mesin waktu Doraemon rusak. Dan jalan satu-satunya untuk kembali ke rumah adalah menemukan laci meja milik Nobita. Untuk itu mereka memakai baling-baling bambu untuk menuju ke Jepang. Namun diperjalanan mereka di hadang beberapa masalah yaitu para kawanan pemburu liar yang menginginkan Pisuke. Tetapi mereka menipu para pemburu liar itu dengan memakai alat Doraemon. Rencana itu berhasil menghambat para pemburu liar untuk mengambil Pisuke. Namun Nobita dan temen-temennya terjebak di tepi jurang, dan akhirnya Shizuka, Suneo, dan Giant ditangkap oleh pemburu liar itu. Nobita dan Doraemon pun bertekad untuk menolong teman-temanya itu, ia  meninggalkan Pisuke di dalam kotak. Setelah dapat masuk ke markas para pemburu liar itu mereka di hadang oleh Tyrannosaurus. Ternyata Pisuke dapat meloloskan diri dan berhasil masuk kemarkas para pemburu liar. Ternyata Pisuke tahu bahwa  Tyrannosaurus itu adalah sahabat mereka, dan tiba-tiba Tyrannosaurus itu berbalik menyerang para pemburu liar.
            Markas pemburu liar itupun hancur, tetapi Nobita dan teman-temannya selamat dengan masuk kedalam kantung Doraemon dan  Pisuke membawa Doraemon keluar. Para pemburu liar itu kemudian ditangkap. Dan akhirnya merekapun berhasil menemukan laci meja milik Nobita. Dan mereka juga menemukan keluarga Pisuke. Setelah mengucapkan “selamat inggal” kepada Pisuke Nobita dan teman-temannya kembali pulang dengan perasaan sedih dan bahagia. Karena bisa mengembalikan Pisuke kepada keluarganya. 

Sabtu, 21 Mei 2011

Virus Suju

0 komentar
Teman-temanku histeris pada waktu jam istirahat sekolah. Dari tadi mereka berteriak gak jelas tentang super junior, boy band dari Korean atau biasa dikenal dengan nama SUJU. Lucunya...!!! Septi sampai pipinya memerah menyebut nama Siwon. Uul juga gak berhenti ngelihat fotonya Siwon dan berteriak dengan histerisnya. Sama dengan Septi, Uul mengidolakan Siwon. Septi dan Uul juga pernah berantem untuk merebutkan Siwon, tapi mereka cuma bercanda aja. Sedangkan Dinul gak mau kalah spekernya sama Uul, Septi, Devi, dan Nia. Dengan bangganya ia menyebut nama Yesung. Nia paling suka sama Kyuhyun, tapi dia diem aja mungkin dia ngalah buat temen-temennya karena dia lebih mengenal suju lebih lama dibandingkan Dinul, Uul, Septi dan Devi. Kalau Devi lebih suka sama Sungmin.

“Hei-hei coba bayangin seberapa bahagianya jika aku bisa bertatap muka sama Yesung...!!!” kata Dinul sambil membayangkannya.

     "Ah.... gak penting...!!!!! lihat aja betapa manisnya seyum Siwon dan lesung pipinya..” kata Septi sambil memegang pipinya.

     “Kalau Sungmin, aduuh seyumnya membuat hatiku tenang” kata Devi.

Tetapi saat kulirik Uul hanya diem aja dan gak ngomong apa-apa. Akupun mendekatinya.

     “kenapa kamu ul,,???” kataku heran

     “Aku bingung dit, aku harus memilih Justin Bieber atau Siwon,...!!!”

     “Lhooo memangnya kenapa..???”

     “Mereka berdua itu cakep, manis, dan aku mengidolakan mereka berdua.”kata Uul sambil terseyum.

     “Oohh mereka mungkin sudah terkena virus Suju ya...” kataku dalam hati.

     “Aku yakin dit, kamu bakalan gak bisa tidur jika ngelihat seyum dan lesung pipinya Siwon...!!!” kata septi

     “Oh ya,,,???” Kataku

Tiba-tiba Dinul datang dan berteriak “Yesung itu cool banget lhooo...!!! udah cakep, tinggi, manis lagi.” Kata Dinul.
Aku hanya mengangguk saja. Mereka makin gencar mempromosikan idola-idolanya itu Yesung, Sungmin, Kyuhyun, dan Siwon. Nama-nama itu berdengung di pikiranku. Tiba-tiba bel berbunyi dan akhirnya pelajaran dimulai. Jam setengah 4 aku pulang bersama Septi, Devi, Wilda, dan Nafi. Namun Septi dan Devi masih saja ngobrolin tentang super junior, terutama Siwon dan Sungmin.


****

     Keesokan paginya aku berangkat sekolah, sesampainya di sekolah aku dan teman-temanku ngbrol bareng. Lagi-lagi mereka melakukan aktifitas seperti biasa, yaitu ngobrolin Super Junior. Kuamati gak ada yang mau ngalah, beberapa kali saling menyela kekurangan idolanya itu kemudian ada juga yang sibuk membela idolanya.

     “ya, ampun aku pengen banget lhooo.., kalau Siwon maumengikatkan tali sepatuku yang lepas seperti didalam videonya..,” kata Septi.

     “Ngimpi lhoooo Sep..,, hahaha” kata Devi dengan senangnya.

Tiba-tiba Uul memutar video Super Junior yang ada di laptop kelasku, dengan cepatnya Nia mengambil alih laptop itu. Kemudian temen-temenku yang terkena virus suju itu pada bergerombol di depan layar sambil berteriak histeris.

     “Aduuuuhh,, cakepnya Yesungku’’...!!!” kata Dinul tiba-tiba

     “Waoooou.,, manisnya seyum Siwon, lihat kalau dia syum pasti lesung pipinya indah...” kata septi sambil terseyum

     “lihat itu, itu Sungmin cakepkan,,?? Lebih cakep dari Yesung..!!!” kata Devi sambil melihat Dinul dengan tatapan tajam.

Semua temen-temenku pada histeris melihat video super junior itu. Lucunya..!! ada juga yang bercanda-canda menjadi Kyuhyun, akupun ikut mengerjainya.

     “Lihat,, disini ada Kyuhyun....hahaha...!!!” kataku sambil tertawa.

Salah satu temenku ada yang bergaya seperti Kyuhyun, dia bernama Kharis. Dia melambai-lambaikan tangannya di depan temen-temenku. Namun sayang di antara temen-temenku itu gak ada yang memperhatikannya.

     “Kasihan.......!!” kataku dalam hati

Tiba-tiba Bu Woro menuju ke kelas kami, kamipun bergegas menata diri dan meja untuk mempersiapkan pelajarannya dimulai. Bu Woro adalah guru geografi kami. Selama pelajaran Dinul dan Devi masih saja ngobrolin tentang super junior. Namun mereka berdua masih memperhatikan pelajarannya Bu Woro. Tiba-tiba Dinul bertanya pada Nia.

     “Ni, nama fansnya super junior itu pa..??” kata Dinul.

     “ELF, nul....!!!” jawab Nia.

     “ELF tu apa..?” tanya Dinul heran.

     “Ever Lasting Friends....” jawab Nia

“Ooh gitu ya,,, kalau gitu nanti nama twitterku ku kasih nama ELF deh, hehehe” kata Dinul sambil tertawa.

“aku juga mau deh,,” kata Uul dan Septi bersamaan.

Begitulah virus Suju itu menyebar dengan cepat di dalam kelasku. Dan setiap harinya pada waktu istirahat, teman-teman melakukan aktivitasnya seperti biasa. Yaitu ngobrolin Super Junior.